Think Dinar ! Silent Is GOLD

Beberapa fakta yang terjadi:

1. IMF (Dana Moneter Internasional) melarang Indonesia untuk mengkaitkan nilai tukar mata uang kita dengan emas. Indonesia hanya boleh mengaitkan nilai tukar Rupiahnya dengan US Dollar.

Hal ini jelas sangat merugikan bagi negara kita yang memiliki tambang emas yang seharusnya bisa meningkatkan nilai negara kita dimata perekonomian global.

2. Sebagai anggota IMF, Indonesia harus melaporkan segala aktivitas yang terkait dengan emas, seperti cadangan emas yang dimiliki oleh bank sentral dan bank atau lembaga keuangan lainnya, produksi emas, serta ekspor dan impor emas (Article VIII, Section 5.a) (Sumber: buku Think Dinar!)

Ada apa dengan ini semua? Kalau kita cermati, ini adalah bukti negara-negara besar seperti Amerika Serikat tidak ingin negara-negara pemilik sumber emas memiliki power, karena limpahan emas yang ada di negerinya. Mereka ingin tetap mengontrol dan mengeruk sumber-sumber emas kita dan menyimpannya di berangkas mereka. Buktinya simpanan emas Amerika Serikat mencapai lebih dari 8000 ton (bandingkan dengan Indonesia yang notabene negeri di mana ladang-ladang emas berada, hanya memiliki cadangan emas sekitar 73 ton!).

Melihat fakta ini, sebagai rakyat apa yang seharusnya kita lakukan? Tentu kita harus membalas ketidakadilan mereka dengan cerdik. Mereka memang bisa memonitor kepemilikan emas pemerintah atau bank-bank di negeri ini, tetapi mereka tidak akan mampu mendeteksi seberapa besar jumlah emas yang dimiliki rakyat Indonesia.

Kalau suatu saat sistem ekonomi kapitalis ambruk (tanda-tandanya sudah mulai terlihat), dan negara-negara penimbun emas (Amerika Serikat dan sebagian negara Eropa) masih bisa survive lantaran simpanan emasnya, bagaimana dengan Indonesia? Masih cukupkah hanya dengan mengandalkan 73 ton emas simpanannya?

Sebagai rakyat yang mencintai negeri ini, dan tentunya yang membenci ketidakadilan ekonomi, kita harus mulai mempraktikkan “Silent is Gold = Diam itu emas”, maksudnya secara diam-diam kita turut juga menyimpan emas, sebanyak kemampuan kita untuk menyimpannya. Meskipun menyimpannya sedikit demi sedikit, gram per gram, itu tidak menjadi masalah, karena ini menjadi bukti kecintaan kita kepada negeri ini. Karena emas diyakini sanggup menjadi pertahanan terakhir kita untuk mengamankan masa depan anak cucu kita.

Jika saja, dari sekitar 260 juta penduduk Indonesia, separuhnya saja (sekitar 130 juta penduduk) melakukan hal yang sama, menabung sedikit demi sedikit uang hasil keringatnya dan kemudian dibelikan emas (ingat kalau bisa emas murni 24 karat, bukan dalam bentuk perhiasan) dan melakukannya diam-diam tanpa sepengetahuan negara-negara barat, niscaya kita akan membantu keberlangsungan bangsa ini.

Jika dari 130 juta penduduk, masing-masingnya sanggup menyimpan 1 gram emas per tahun, maka hanya dalam kurun waktu 1 tahun, emas sudah berpindah ke negeri ini sebesar 130 ton (hampir 2 kali lipat cadangan emas yang dimiliki pemerintah Indonesia)! Jika terus berkelanjutan, dalam kurun waktu hanya 5 tahun, cadangan emas di negeri ini sanggup menembus angka 650 ton!

Bagaimana kalau semua berlanjut hingga 10 atau 15 tahun, niscaya, kemandirian suatu bangsa bukan lagi angan-angan tetapi sesuatu yang bakal terwujud tidak lama lagi. Insya Alloh.

Sumber : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=14070091

Kode Etik Rimbawan Indonesia


Hutan merupakan anugerah Allah SWT sebagai salah satu sumber daya alam memiliki beragam fungsi dan manfaat yang telah digunakan oleh manusia untuk kelangsungan hidupnya. Hutan berwujud sebagai sumber kekayaan alam yang serbaguna sebagai sistem penyangga kehidupan di bumi. Pemanfaatan hutan sebagai pemenuh kebutuhan manusia selama ini tampaknya masih jauh dari prinsip kelestarian yang sebenarnya telah mulai muncul dan diterapkan sejak zaman Belanda ketika mengelola hutan Jati di Jawa.

Prinsip kelestarian dari tahun ke tahun terus mengalami perubahan yang diharapkan dapat mewujudkan apa yang selama ini disebut memanfaatkan hutan secara lestari. Rimbawan yang selama ini diharapkan menjadi penjaga keberadaan hutan, saat ini dikeroyok oleh berbagai macam kepentingan yang tentunya beragam pula tujuannya. Selain itu rimbawan saat ini dihadapkan pada kondisi hutan yang telah menurun baik kualitas dan kuantitasnya itu menuntut tanggungjawab dan kerja keras rimbawan untuk menghadapinya.

Rimbawan adalah seseorang yang mempunyai pendidikan kehutanan dan atau pengalaman di bidang kehutanan dan terikat oleh norma-norma sebagai berikut (Kode Etik Rimbawan):

1.      Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2.    Menempatkan hutan alam sebagai bagian dari upaya mewujudkan martabat dan integritas bangsa di tengah bangsa-bangsa lain sepanjang jaman.

3.      Menghargai dan melindungi nilai-nilai kemajemukan sumberdaya hutan dan sosial budaya setempat.

4.     Bersikap obyektif dalam melaksanakan segenap aspek kelestarian fungsi ekonomi, ekologi dan sosial hutan secara seimbang dimanapun dan kapanpun bekerja dan berdarma bakti.

5.      Menguasai, meningkatkan, mengembangkan, mengamalkan ilmu dan teknologi berwawasan lingkungan dan kemasyarakatan yang berkaitan dengan hutan dan kehutanan.

6.  Menjadi pelopor dalam setiap upaya pendidikan dan penyelematan lingkungan dimanapun dan kapanpun rimbawan berada.

7.   Berprilaku jujur, bersahaja, terbuka, komunikatif, bertanggung gugat, demokratis, adil, ikhlas dan mampu bekerjasama dengan semua pihak sebagai upaya dalam mengemban profesinya.

8.   Bersikap tegar, teguh dan konsisten dalam melaksanakan segenap bidang gerak yang diembannya, serta memiliki kepekaan, proaktif, tanggap, dinamis dan adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis yang mempengaruhinya baik di tingkat lokal, nasional, regional, dan global.

9.   Mendahulukan kepentingan tugas rimbawan dan kepentingan umum (publik interest) saat ini dan generasi yang akan datang, di atas kepentingan-kepentingan lain.

10.  Menjunjung tinggi dan memelihara jiwa korsa rimbawan.

sumber : http://www.dephut.go.id/INFORMASI/INTAG/deklarasi_cangkuang.htm

Semoga rimbawan Indonesia menjadikan hutan sebagai lahan pengabdiannya mulai dari sekarang hingga masa yang akan datang.

Semoga bermanfaat :)

Gadget yang Mubadzir


Gadget dalam rupa merek apapun kini telah menjadi barang kebutuhan primer disebagian besar masyarakat. Setiap hari, aktivitas manusia seolah-olah tidak dapat terlepas dari benda ini. Mulai dari  pagi hari dibangunkan oleh alarm dari gadget, di sepanjang perjalanan sesekali disibukkan dengan mengirim atau membalas pesan. Nah kalo gadget kita ketinggalan di rumah, waduh bingung bukan kepalang, langsung putar balik arah kembali ke rumah. Saat tiba di tempat kerja maupun kampus/sekolah sudah tersusun rapi jadwal kegiatan yang harus dilakukan hari itu di dalam gadgetnya. Sepulang dari kantor kembali disibukkan dengan si gadget untuk mengatur agenda kegiatan keesokan harinya.

Kalau gadget memang benar-benar berfungsi seperti di atas, it’s ok, tapi yang jadi permasalahan adalah banyak diantara kita yang memiliki gadget yang hanya berfungsi sebagai pengirim pesan singkat, update status tiap tiga detik sekali, melototin status teman di facebook, twitter, what’s up atau sosial media lainnya. Tangan ini tidak pernah lepas sepertinya dari gadget, ya memang asyik nampaknya ketika kita beselancar di sosial media setiap saat akan tetapi apakah kita menyadari bahwa di kehidupan nyata di sekeliling kita banyak sekali hal yang terkadang terlewat begitu saja gara-gara si gadget. 

Contoh, saat mengantri di bank, menunggu bus di halte, sepanjang perjalanan kendaraan, dll. Nah ketika seluruh waktu di saat-saat itu hanya untuk si gadget, bagaimana mungkin bisa kita mengetahui siapa dan apa yang terjadi disekitar kita, siapa tahu orang yang duduk di sebelah kita adalah orang yang memiliki informasi penting yang kita butuhkan, siapa tahu ada kesempatan bagi kita untuk melakukan kebaikan apapun itu bentuknya.

Silahkan saja jika ingin bergadget ria dimanapun kita berada, akan tetapi jangan samapi kita menjadi “autis” gara-gara gadget yang bisa kita manfaatkan untuk hal yang jauh lebih berguna dibandingkan hanya berfungsi pokok sebagai social media tool.

Semoga bermanfaat  :)

Masih Pacaran? Udah Putusin Aja.. :P

Remaja, masa dimana bermekaran semua | tidak hanya cita ataupun rasa, tapi juga mulai dihampiri cinta

Awalnya dekat itu biasa, namun kala remaja berubah jadi getar asmara | segala terasa indah, setiap hari jadi berwarna

Salahkah cinta sebabkan rasa pada manusia? | tidak pernah sayang, tidak pernah Allah karuniakan selaksa cinta untuk menyiksa

Allah turunkan cinta bagi manusia sebagai tanda | bahwa kita bisa berkeluarga, mampu lanjutkan keturunan dalam satu bahtera asa

Maka tak ada yang salah dengan cinta | masalahnya adalah bagaimana kita menyalurkan cinta dlm bentuk pergaulan, khususnya remaja

Islam mengatur agar tak salah jalan | arahkan manusia yg telah memiliki cinta untuk dikukuhkan dalam ikatan pernikahan

Pernikahan membuat segala bentuk cinta menjadi halal berpahala dan penuh kenikmatan | sebagai hadiah Allah buat insan

Namun sebelum pernikahan, semua bentuk cinta dihijab larangan | karena Allah tau yg terbaik bagi manusia yg Dia ciptakan

Lalu bagaimana dengan remaja? | apakah yg harus dilakukan dengan cinta yang belum seharusnya? karena terhalang sekolah dan cita-cita?

Bagi mereka Islam perintahkan berpuasa | jauhkan diri dari rangsangan fisik semacam memandang, mendekat atau berkhalwat ria

Rasul lisankan, "berdua-duaan dengan wanita tanpa disertai oleh mahram si wanita, yg ketiganya adalah setan” (HR Bukhari dan Muslim)

Dari sini kita dapatkan hukum berpacaran | bahwa ia adalah interaksi yg dilarang dalam Islam secara mutlak

Tapi anak muda memang selalu biasa cari alasan | lupa bawa pembenaran itu beda tipis dengan kebenaran

Pacaran itu penambah semangat belajar | "oh, teori, yg terjadi kebanyakan sebaliknya kawan, lagipula bukankah harusnya lillahi ta'ala?"

Pacaran itu sebuah nada cinta, bukankah Allah Maha Cinta? | "betul, makanya Allah perintahkan nikah, bukan pacaran"

Pacaran itu penjajakan pra-nikah | "itulah lelaki yg miskin tanggung jawab, 'penjajakan' dahulu, bukan komitmen akad nikah dahulu"

Pacaran supaya tak beli kucing dalam karung | "banyak yg pacaran lama nikah sejenak saja, dan saya tak pacaran alhamdulillah langgeng"

Pacaran itu bikin hidup lebih hidup | "iyakah? bukankah dominasi penggalau yg tewas bunuh diri karena berpacaran?"

Pacaran itu bukan apa-apa kok, kita have some fun aja | "nah akhirnya, inilah perkataan paling jujur tentang pacaran"

Saya pacaran untuk ajarkan Islam pada pacar | "Islamnya belum tentu sampai, maksiatnya sudah pasti, niat baik harus dikawani cara baik"

Saya nggak lakukan apapun, tak pegangan tangan, tiada interaksi fisik | "sekalian sempurnakan tak usah pacaran lebih ok"

K
aum lelaki, coba pikirkan, bila anda benar sayang padanya, tentu tak ingin kulitnya disentuh api neraka dengan maksiat pacaran bukan?

Kaum lelaki, coba pikirkan, andaikan anda benar sayang padanya, tentu tak akan korbankan masa depannya dengan maksiat pacaran bukan?

K
aum wanita, coba pikirkan, andaikan telah berani maksiat bahkan sebelum menikah, apa yang menjamin taatnya setelah menikah?

Kaum wanita, coba pikirkan, tidak inginkah anda menjadi yang pertama bagi suami nantinya? pertama disentuh tangannya, hatinya?

Bagi remaja, cukuplah interaksi lelaki-wanita saat syariat bolehkan, tegur sapa secukupnya, tiada lebih daripada itu

Bagi remaja, jadi bila memang cintamu karena Allah, maka engkau sanggup bertemu karena Allah, pula sanggup berpisah karena-Nya

B
agi remaja, bila belum sanggup menikah, maka cinta harus ditangguh | pacaran? udah putusin aja...

#Felix Siauw

Mengungkap Sisi Lain PPSMB UGM 2012 “PALAPA” (Pelaksanaan)


Hari pelaksanaan kegiatan PPSMB UGM “PALAPA” 2012 telah dimulai. Genderang perang tidak dipukul pada hari itu, akan tetapi sejak beberapa hari sebelumnya bagi Kami. Hari Kamis, 30 Agustus 2012, kegiatan dimulai dengan briefing seluruh panitia pada pukul 04.45 di sayap timur Grha Sabha Pramana. Selesai briefing seluruh panitia menuju lokasi tugas masing-masing. Sie perlengkapan indoor langsung bergegas menuju gugus masing-masing untuk bertugas. Sie perlengkapan komunikasi sibuk dengan pembagian jatah handy talky (HT) kepada panitia, total jumlah HT yang disewa adalah sekitar 120 buah. Sie perlengkapan ibadah mempersiapkan kebutuhan tempat wudhu dan sie perlengkapan outdoor bertugas di lapangan GSP.
Upacara pembukaan oleh Rektor UGM Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. berlangusung dengan lancer begitu pula pembukaan PPSMB UGM 2012 yang diiringi oleh UKM Marching Band UGM serta UKM Berkuda yang mengundang decak kagum dari peserta dan panitia. OK acara beralih ke sesi ke-UGMan di gugus masing-masing. Kendala yang dialami panitia dalam hal ini antara lain konsumsi yang belum merata di seluruh gugus, bahkan ada gugus yang sudah hampir moving ke GSP tapi konsumsi belum nyampe, sie perlengkapan yang kewalahan menangani ruangan dan spot outdoor di gugus. Sie acara yang terus menerus berkomunikasi lewat HT. Tak kalah ramai dengan sie acara, sie pemandu pun juga sibuk dengan kelompoknya masing-masing serta berkicau di HT dan ketika saya iseng-iseng mengecek frekuensi HT sie lain, sie pemandu yang digawangi oleh Graha Ganindra Goutama lah yang paling ramai, sampai-sampai  satu orang belum selesai ngomong sudah ditimpali dengan orang lain yang ngomong. Selamat bagi sie pemandu.
Beranjak ke sesi Parade Pelangi Nusantara yaitu puncak acara kegiatan PPSMB UGM 2012 yang telah memecahkan Rekor MURI. Sesi ini berjalan lancar, eh akan tetapi tunggu dulu, masih ada panggilan yang masuk dari HT internal perlengkapan yaitu berasal dari PJ indoor vokasi Ririn Kurniawan. Memang di vokasi sangat kekurangan personel sehingga Ali Mahfud segera mengirimkan bala tentara untuk membantunya.
Begitulah mungkin sekelumit cerita dan perjuangan yang menghasilkan suatu master piece bagi mahasiswa UGM angkatan 2012. Selamat bagi mahasiswa angkatan 2012 yang telah memecahkan Rekor MURI serta terimakasih kepada seluruh panitia atas kerjasama yang sangat indah sehingga menghasilkan semangat dan kenangan yang tak terlupakan.

PALAPA
Pancasila Jiwa Kami
Bakti untuk Negeri
UGM Bersatu Bangkitlah Nusantaraku

Semoga Bermanfaat :)
Older Posts Home

 

About Me

Investment and Wealth Protection

Chat Me

 Status YM

 

Followers

Total Pageviews

Visitors

Translate This Page

 

Templates by Drajat Dwi Hartono | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger